Sedang Menyusui? Ini Tips Agar Asi Melimpah!

Sedang Menyusui? Ini Tips Agar Asi Melimpah!

Menariknya lagi, memijat payudara dengan cara yang tepat juga bisa membantu tubuh merasa lebih rileks dan nyaman. Teknik pijat sebagai cara untuk memperbanyak atau memperlancar produksi ASI bisa dilakukan mulai dari sisi luar payudara ke arah bagian dalam. Jadi, jawaban dari apa payudara kecil bisa menyusui yaitu bisa dan tidak masalah untuk memberikan ASI baik secara langsung maupun memompa ASI. Cara untuk memperbanyak produksi ASI lainnya bisa dilakukan dengan membiarkan bayi menyusui secara bergantian pada kedua sisi payudara. Simpan ASI perah tersebut untuk jadwal menyusui bayi selanjutnya agar tetap awet. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia , Anda dianjurkan untuk membangunkan bayi jika sedang tidur dan belum menyusui selama 4 jam.

Tidur yang cukup akan dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar. Hal ini pun akan dapat menghindarkan ibu dari kemungkinan stress karena tekanan dan kurangnya waktu tidur yang akan berdampak pada stress yang sulit untuk dihindarkan. Terlalu lelah menjalankan aktivitas harian akan mungkin membuat produksi ASI dalam tubuh ibu menyusui menjadi terkendala. Hal ini akan mungkin membuat si kecil tidak mendapatkan cukup ASI yang mereka butuhkan. Oleh karenanya, ibu menyusui perlu mendapatkan solusi agar produksi ASI-nya tetap lancar dan kualitasnya tetap terjaga. Sehingga demikian, produksi ASI tetap deras dan kualitasnya tetap dapat terjaga dengan baik.

Bahkan, kacang hijau juga membantu meningkatkan temper sehingga kamu lebih rileks saat menyusui. Keharusan untuk merawat bayi setelah melahirkan dapat menyebabkan ibu mengalami stres karena kelelahan dan kurang tidur. Kondisi ini akan mengurangi pelepasan hormon oksitosin yang berperan dalam produksi ASI. Isapan bayi merupakan salah satu cara alami yang paling efektif untuk merangsang produksi ASI. Menyusui langsung juga bisa merangsang bayi agar tetap lancar menyusui melalui puting.

Tips agar asi melimpah saat menyusui

Cara ini dapat dilakukan dengan mudah sehingga dapat membantu para Ibu yang ingin menambah produksi ASI, khususnya setelah melahirkan. Agar ASI keluar lebih banyak, sebaiknya harus lebih sering menyusui. Beberapa orang kadang beranggapan jika menyusui dalam waktu yang sering justru akan membuat produksi ASI lebih cepat habis, tapi ternyata hal ini ternyata salah. Justru para Ibu yang sedang menyusui dianjurkan untuk menyusui tiap 2 jam sekali.

Melalui risetnya, Dr. Michelle A. Taup, MD., membuktikan bahwa produksi ASI meningkat setelah mengonsumsi rebusan daun kelor dua kali sehari. Daun bayam mengandung zat besi untuk merangsang peningkatan produksi ASI. Selain itu, dalam daun bayam juga terdapat kandungan fitoestrogen yang dibutuhkan ibu menyusui.

Pada umumnya, penyebab ASI sedikit bisa diatasi dengan menerapkan teknik menyusui yang benar dan merangsang produksi ASI dengan cara menyusui bayi sesering mungkin. Hal ini akan membuat rangsangan untuk memproduksi ASI pada payudara menurun, sehingga ASI pun menjadi lebih sedikit. Selain itu, adaptasi antara puting dan dot pada bayi bisa menyebabkan pelekatan lebih sulit dilakukan. Perlu diingat bahwa power pumping hanya disarankan untuk ibu menyusui yang mengalami penurunan produksi ASI. Ibu menyusui yang produksinya lancar dan sudah cukup, disarankan untuk tetap menyusui seperti biasa dan tidak mencoba melakukan power pumping. Dengan demikian, semakin sering ibu menyusui, semakin banyak hormon prolaktin yang dihasilkan sehingga produksi ASI bisa terus berlangsung.

Di kesempatan lain, Bunda juga bisa meminta bantuan Ayah untuk melakukan pijat oksitosin agar ASI semakin lancar. Skin to pores and skin contact tidak hanya memperkuat bonding ibu dan bayi, tetapi juga mendukung proses menyusui. Pasalnya, saat kulit bayi bersentuhan dengan kulit ibu, hormon oksitosin meningkat. Otomatis, peningkatan tersebut juga menstimulus hormon prolaktin untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Comments are closed.