Dampak Teknologi Pendidikan Pada Belajar Mandiri Saat Pandemi Covid

Dampak Teknologi Pendidikan Pada Belajar Mandiri Saat Pandemi Covid

Selandia Baru, Vietnam, dan negara lainnya adalah contoh dari negara-negara yang pembanguan ekonomi berbasis pertanian. Pola perjalanan responden selama berada di destinasi event (sumber informasi, moda transportasi, teman dalam mengikuti occasion, pengatur kegiatan, akomodasi, lama tinggal, pola pembelian makanan/minuman, pola pembelian cenderamata, kegiatan dan tempat yang paling disukai). Penyelenggaraan occasion yang telah berlangsung di Indonesia memberikan dampak positif maupun negatif terhadap destinasi penyelenggara, baik manfaat ekonomi, sosial, maupun budaya. Belum banyak, bahkan sangat sedikit penelitian yang menganalisis dampak penyelenggaraan event di Indonesia. Hal serupa disampaikan oleh Ekonom dari Center of Reform on Economic Indonesia Yusuf Rendy Manilet. Tak hanya terjebak di jurang resesi, pandemi juga membuat ekonomi RI jatuh ke stage pertumbuhan terendah sejak 20 tahun terakhir.

Keberlangsungan industri sangat penting untuk mengatasi terhambatnya penyediaan logistik dan penyerapan tenaga kerja agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja. Selain itu Pemerintah juga telah mengantisipasi keadaan kahar ini dengan berbagai kebijakan yang relevan seperti relaksasi aturan impor untuk bahan baku pembuatan alat kesehatan. Pemerintah menyadari bahwa dampak kerusakan akibat wabah Covid-19 akan amat masif ke depannya sehingga kewaspadaan dan kehati-hatian dalam penetapan kebijakan serta pengelolaan Keuangan Negara akan dilakukan ke depan. Kebijakan extraordinary kemudian dilakukan Pemerintah untuk mengurangi dampak akibat penyebaran virus Covid-19 di Indonesia melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2020 (PERPPU 1/2020) yang baru saja disahkan pada bulan April 2020.

Walaupun tidak memberlakukan WFH, tetapi tetap memberlakukan pembatasan pelayanan publik. Pembatasan yang dilakukan yaitu seperti dengan mengurangi jumlah antrian yang masuk ke dalam ruangan dan di dalam ruangan, serta pelayanan harus mengikuti anjuran jarak aman yaitu minimal 1 meter. Masih belum diketahui kapan pandemi COVID-19 akan berakhir, apalagi mengingat bahwa vaksin untuk virus corona masih dalam tahap pengembangan. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, mengungkapkan bahwa ekonomi dunia baru bisa pulih bertahun-tahun setelah pandemi berakhir. Hal ini dikarenakan banyaknya bisnis yang gulung tikar dan PHK massal yang juga berimbas pada investasi. Kebijakan ini mengarahkan pada pengelolaan sumber daya inside secara efektif dan efisien, dengan fokus pada 8 space reformasi birokrasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

Efek covid memberikan dampak pada ekonomi negara

Pemerintah didorong untuk mampu mengatasi ketidakpastian dari pandemi yang berkepanjangan. Belanja anggaran harus diarahkan pada sektor-sektor ekonomi untuk peningkatan pendapatan masyarakat terutama kelompok rentan yang kehilangan pekerjaan saat terjadi bencana pandemi. Pemberian insentif pada masyarakat untuk berwirausaha dan kembali menguatkan ekonomi desa menjadi pilihan-pilihan populis agar masyarakat kembali memiliki kepercayaan penuh pada kerja-kerja pemerintahan. Kuadran pertama mengacu pada skenario paling pesimis karena durasi pandemi yang berkepanjangan sehingga penuh ketidakpastian dan berkembangnya ketidakstabilan pemerintahan yang juga dipicu oleh solidaritas sosial masyarakat yang semakin menurun. Kondisi pesimistis ini karena psiko-sosial di masyarakat cenderung menjadi gelisah, muncul ketidakpercayaan publik, kekuatiran berkepanjangan, dan prospek bisnis dan perekonomian yang semakin tidak menentu sehingga skenario ini disebut Kegoncangan Fundamental.

Sarman juga meminta pemerintah kompak dan saling mendukung dalam penanganan COVID-19 yang ujungnya juga untuk pemulihan ekonomi. “Pemerintah harus mendorong kalau kita ini satu kesatuan, dengan kebersamaan, kita mampu melawan COVID-19,” katanya. [newline]Setelah itu, pelatihan juga perlu diarahkan untuk menyiapkan pekerja Indonesia memasuki period Industri four.0. Meski saat ini sudah tersedia berbagai pelatihan teknologi informasi tingkat tinggi, seperti rekayasa perangkat lunak, kecerdasan buatan atau analisis knowledge, pelatihan teknologi informasi dasar seperti penggunaan Excell tetap diperlukan karena keberagaman pengetahuan masyarakat.

Pembatasan kegiatan ibadah di tempat umum juga harus dipertegas agar tidak ada kecemburuan sosial dan juga menekan penyebaran atau kegiatan sosial masyarakat dalam rangka penanganan pandemi ini. Selain dari faktor internal, Situs Judi Slot faktor eksternal juga disinyalir menjadi penghambat kinerja para ASN. Ketidakadaan atau ketidaklengkapan sarana dan prasarana di rumah untuk menunjang pekerjaan mereka menjadi penghambat kinerja mereka dalam melayani publik secara baik.

Comments are closed.