Atasi Stress Saat Di Rumah Dengan Waktu Bersama Keluarga

Atasi Stress Saat Di Rumah Dengan Waktu Bersama Keluarga

Periode remaja merupakan transisi dari masa awal kanak-kanak menuju dewasa awal. Tak jarang, masa remaja menjadi waktu yang sulit karena pengaruh dari berbagai hal. [newline]Salah satunya, remaja masih memiliki emosional yang belum matang, sehingga mereka cenderung memberontak terhadap segala hal yang tidak disukai dan mengalami gejolak emosi. Bima Arya mengungkapkan ada setidaknya tiga faktor yang menyebabkan penderita Covid-19 meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri. “Kami terus mencari solusi yang baik untuk mengurangi angka kematian warga yang isolasi mandiri,” katanya di Kota Bogor, Senin (27/7). Bu Rossa, saya dan beberapa rekan tim baru menyelesaikan tugas yang diminta atasan-atasan kami. Berminggu-minggu kami mengerjakannya, rasanya pusing, stress, dan lelah.

Berkebun membutuhkan konsentrasi, itu artinya Anda akan mengalihkan pikiran dari stres yang sedang dihadapi. Selama Anda melakukan aktivitas ini, Anda pdata mengamati bagaimana proses pertumbuhan tanaman yang Anda rawat. Mulai dari tunas kecil, tumbuh membesar, berbunga, bahkan menghasilkan buah. Tidak hanya menyegarkan napas dan menekan kebiasaan ngemil, permen karet juga dapat mengurangi kecemasan dan depresi.

Beberapa cara untuk tidak stress saat dirumah

Selain itu, meskipun tinggal di rumah dari sekolah mungkin terasa seperti liburan, ingatkan anak-anak bahwa mereka saat ini tidak sedang berlibur. Tugas, nilai, persyaratan dan tes seperti ujian tidak akan hilang hanya karena kelas diliburkan dan sekolah tutup. Misalnya, saat belajar sejarah candi, ajak anak untuk mengikuti digital Kong4D tour ke candi-candi yang ada di internet. Cari informasinya, lalu berpartisipasilah untuk belajar bersamanya.

Banyak orang, khususnya mereka yang memiliki kepribadian ekstrovert, mengaku sudah sangat bosan dan tidak betah di rumah. Terlalu lama di rumah membuat mereka menjadi stres, padahal stres bisa menurunkan imunitas dan membuat tubuh kita lebih rentan terserang penyakit. Dalam memanage stres, tidur selalu menjadi bagian dari jawabannya. Kualitas tidur yang baik dan memadai bisa menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap bekerja sebaik mungkin untuk melawan infeksi atau bahkan melawan serangan virus COVID-19.

Di tengah pandemi international COVID-19, masyarakat dikerumuni masalah dan ketidakpastian yang akhirnya membuat takut dan khawatir. Jika hal ini berlanjut, bisa-bisa Anda semakin stres, susah tidur, dan sulit berkonsentrasi untuk kegiatan sehari-hari. Pada akhirnya, kebiasaan baik ini pun turut membantu menghilangkan hormon stres dan membuat tubuh lebih rileks. Agar hasilnya lebih baik, lakukan olahraga di luar ruangan dan di pagi hari. Mulai dari mengganggu pola tidur, menurunkan nafsu makan, menimbulkan sakit kepala, sampai membuat daya tahan tubuh lama-lama menurun. Berolahraga dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol di dalam tubuh dan meningkatkan kualitas tidur sehingga stres bisa dicegah.

Comments are closed.