5 Kiat Lansia Tetap Aktif Di Rumah Saat Wabah Corona

5 Kiat Lansia Tetap Aktif Di Rumah Saat Wabah Corona

Bermain di luar ruangan juga bisa membantu melatih kreativitas anak, termasuk rasa keingintahuan, perencanaan, proses berpikir, dan manajemen waktu. Lampu UV sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya karena radiasi UV dapat menyebabkan iritasi kulit. Cari tahu rencana tanggap darurat sekolah atau tempat kerja dan usahakan mendapat informasi terkini. Bersihkan permukaan benda-benda yang tersentuh tangan dengan lap, tisu atau cairan disinfektan. “Kami sudah lakukan mapping, dan akan kami sidik manakala dalam situasi semacam ini ada masyarakat yang coba-coba cari keuntungan,” katanya.

Setelah munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Selain mengonsumsi vitamin, pasien Covid-19 bergejala ringan juga dapat melakukan terapi simtomatik. Misalnya, jika mengalami demam, pasien dianjurkan untuk meminum paracetamol. Langkah yang dianjurkan usai diklaim positif Covid-19, pasien perlu segera melapor ke Ketua Rukun Tetangga atau Ketua Rukun Warga atau satgas setempat. Untuk selanjutnya didata dan membantu untuk melaporkan ke Puskesmas terdekat agar mendapatkan akses layanan kesehatan dari jauh. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pemerintah pusat dan daerah pun memberlakukan sejumlah kebijakan dalam rangka menekan laju penyebaran virus corona. Menurut Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni, social distancingdan karantina mandiri selama 14 hari punya peran besar dalam pencegahan dan penanganan untuk memperlambat penularan virus corona. Bayangan menetap di dalam rumah dan nggak bisa ke mana-mana selama 2 minggu mungkin terdengar mengkhawatirkan dan akan terasa membosankan. Tapi kamu harus tahu Smartcitizen, ini merupakan pengorbanan kecil yang bisa kita lakukan demi kebaikan bersama. Masa isolasi mandiri selama 14 hari juga sudah sesuai dengan estimasi masa inkubasi COVID-19 yang didengungkan badan-badan kesehatan global PRAGMATIC PLAY. Tagar #DiRumahAja di sejumlah media sosial turut menyambut pesan dari Gubernur Anies Baswedan tentang pentingnya menjaga jarak fisik , yang berarti menjaga jarak dengan orang lain atau menghindari kerumunan.

Disarankan untuk tetap dirumah saja

JAKARTA – Pasien Covid-19 yang tidak bergejala dan tidak memiliki riwayat penyakit berat biasanya disarankan untuk melakukan perawatan di rumah atau isolasi mandiri . Walau melakukan perawatan di rumah, pasien Covid-19 tetap dikontrol oleh tenaga medis. Nah, demikianlah data mengenai berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh terutama di masa pandemi ini. Jangan lupa juga untuk selalu stok vitamin dan suplemen penting untuk mendukung kesehatan Anda dan keluarga. Ada Vitamin & Suplemen Daydi Shopee yang bisa Anda andalkan untuk mencari dan membeli berbagai vitamin dan suplemen asli dengan harga diskon. Selain menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin, Anda juga perlu menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah sakit.

Istirahatkan anak di rumah dan hindari tempat keramaian untuk mencegah penyebaran penyakit. Artinya, Anda akan mengalami gejala terinfeksi virus Corona jika virus tersebut terhirup atau sampai tertelan masuk ke dalam tubuh. Jika seseorang yang terinfeksi virus bersin di tangan mereka, kemudian menjabat tangan Anda, maka Anda tidak akan tertular virus tersebut. Tetapi, jika setelah itu Anda menyentuh mulut, mata, atau hidung Anda, kemungkinan virus itu bisa masuk ke dalam tubuh. Organisasi Kesehatan Dunia mengimbau agar masyarakat tidak memandang remeh penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan.

Comments are closed.